Bagikan Artikel ini Melalui SosMed Anda~Share on Facebook
Facebook
Share on Google+
Google+
Tweet about this on Twitter
Twitter
Share on LinkedIn
Linkedin

Obat Alami Kanker Usus Besar – Ketika dokter berbicara tentang kanker usus atau yang juga dikenal sebagai kanker kolorektal, hal ini mengacu pada kanker usus besar atau rektum. Kanker usus adalah pertumbuhan tumor ganas yang berkembang paling umum di lapisan usus besar. Sebagian besar kanker usus berkembang dari pertumbuhan kecil yang disebut sebagai polip. Namun, tidak semua polip menjadi kanker.

Seiring berjalannya waktu beberapa polip bisa berubah menjadi kanker. Kanker bisa mempersempit dan menghalangi usus atau menyebabkan pendarahan. Pada kasus yang lebih lanjut, kanker dapat menyebar di luar usus ke organ tubuh lainnya.

Karena kebanyakan kanker usus dimulai sebagai polip, semua polip harus dikeluarkan untuk mengurangi risiko terkena penyakit ini. Hampir semua polip dapat diangkat tanpa operasi selama prosedur kolonoskopi. Setelah dikeluarkan dari usus, polip tidak bisa lagi berkembang menjadi kanker. Bahkan jika polip berkembang menjadi kanker, pada tahap awal bisa disembuhkan dengan operasi.

Kanker Usus Besar

Kanker usus yang terdeteksi, didiagnosis dan diobati pada tahap awal, memiliki kemungkinan tingkat kesembuhan yang lebih baik. Namun, ketika kanker usus telah menyebar ke organ lain, seperti hati atau paru-paru, akan lebih sulit untuk diobati, meskipun banyak pilihan perawawtan yang dapat membantu. 90 persen kanker usus yang terdeteksi pada tahap awal dapat diobati dengan sukses.

Namun, sayangnya saat ini kurang dari 40 persen kanker usus yang terdeteksi sejak dini. 61,8 persen orang yang didiagnosis menderita kanker usus dapat bertahan hidup selama 5 tahun setelah pengobatan. Tetapi kini dengan menggunakan obat alami kanker usus besar dapat menjadi langkah pengobatan yang efektif dalam mengobati penyakit kanker usus besar tanpa operasi.

Sebuah data penelitian menunjukan bahwa terdapat 88 persen orang yang didiagnosis dengan kanker usus stadium 1 yaitu ketika sel sel kanker hanya terbatas pada dinding usus dapat bertahan hidup melebihi 5 tahun setelah pengobatan. Sedangkan  70 persen orang yang didiagnosis stadium 2 yaitu saat sel kanker terbatas pada dinding usus dapat bertahan hidup melebihi 5 tahun. Stadium 3 43 persen, dan 7 persen untuk kanker usus stadium 4 ketika sel-sel kanker telah menyebar jauh ke seluruh tubuh.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat yang dilakukan tahun 2004 telah menunjukkan bahwa tingkat ketahanan hidup 5 tahun sekitar 93 persen untuk orang-orang yang didiagnosis dengan kanker usus stadium 1; 82 persen untuk orang yang didiagnosis menderita kanker usus stadium 2; 59 persen untuk orang yang didiagnosis menderita kanker usus stadium 3; Dan 8 persen untuk orang yang didiagnosis dengan stadium 4.

Setiap orang dapat mendeteksi kanker usus pada tahap awal jika mereka rutin melakukan skrining. Ini adalah tes untuk kanker usus pada orang yang tidak memiliki gejala penyakit yang jelas. Tujuannya adalah untuk menemukan polip atau untuk menemukan kanker lebih awal sehingga lebih mudah diobati dan disembuhkan.

Kanker usus dapat berkembang tanpa tanda peringatan dini. Kanker bisa tumbuh di dinding bagian dalam usus selama beberapa tahun sebelum menyebar ke bagian tubuh yang lain. Seringkali jumlah yang sangat kecil dari pendarahan akibat pertumbuhan kanker usus dapat tercampur dalam tinja.

Tes skrining kanker usus yang disebut Uji Darah Okultisme Faecal (FOBT) dapat mendeteksi sejumlah kecil darah ini dalam tinja. FOBT dapatmencari darah dalam tinja, tapi tidak untuk kanker usus itu sendiri. FOBT adalah tes skrining kanker usus yang dapat dilakukan pasien di rumah yang melibatkan penempatan sampel tinja pada tempat khusus dan mengirimkannya ke laboratorium patologi untuk dianalisis.

Hasil FOBT akan negatif jika tidak ditemukan darah dalam sampel dan disarankan agar pasien dapat mengulangi FOBT setidaknya setiap dua tahun sekali. Namun, ini tidak berarti bahwa seseorang tidak memiliki, atau tidak dapat mengembangkan kanker usus, karena beberapa kanker usus tidak menyebabkan pendarahan.

Hasil FOBT akan positif jika ada darah dalam sampel tinja. Kehadiran darah mungkin bisa disebabkan oleh kondisi selain kanker, seperti polip, wasir, atau pembengkakan usus, namun penyebab pendarahan perlu diselidiki lebih mendalam.

Sebuah penelitian kesehatan telah menunjukkan bahwa melakukan tes FOBT setiap 1 sampai 2 tahun pada orang yang telah berusia diatas 50 tahun, dapat membantu mengurangi jumlah kematian akibat kanker usus sebesar 15 sampai 33 persen.

Gejala Kanker Usus 

Pada tahap awal, kanker usus seringkali tidak memiliki gejala yang jelas. Inilah sebabnya mengapa penting untuk rutin melakukan skrining setiap 2 tahun sekali. Seperti kebanyakan penyakit, kanker usus sering menyebabkan gejala yang mirip dengan kondisi yang tidak terkait lainnya. Berikut beberapa gejala yumum kanker usus, yang meliputi:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar yang terjadi terus-menerus seperti tinja yang lebih lembek dan mengalami diare, kebutuhan buang air besar yang lebih sering, atau mencoba untuk membuang air besar atau ketidakteraturan buang air besar pada seseorang yang sebelumnya normal
  • Darah baik merah terang atau sangat gelap di tinja
  • Diare, sembelit, atau perasaan bahwa usus tidak kosong sama sekali
  • Sering buang gas, kembung, kepenuhan atau kram
  • Kotoran atau tinja yang lebih sedikit dari biasanya
  • Benjolan atau tumor di bagian perut
  • Berat badan yang terus turun tanpa alasan yang disengaja atau bukan karena diet
  • Nyeri perut yang terus-menerus dan semakin sakit, yang baru saja terjadi baru-baru ini untuk pertama kalinya
  • Merasa sangat lelah sepanjang hari
  • Muntah

Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, itu tidak berarti Anda menderita kanker usus besar, tapi sangat penting Anda mendiskusikannya dengan dokter Anda atau mengkonsumsi obat alami kanker usus besar dari bahan herbal untuk mengurangi gejala dan menghilangkan sel kanker secara alami.

Mencegah Kanker Usus

Kanker usus adalah penyakit yang dapat dicegah, yaitu dengan menurunkan risikonya, sehingga kita dapatt terbebas dari kanker usus. Berbagai hal yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Menjaga berat badan yang sehat.
  • Menjalankan gaya hidup yang aktif atau dengan berolahraga secara rutin.
  • Tidak merokok.
  • Makan makanan yang berserat tinggi yang tinggi akan buah, sayuran dan biji bijian.
  • Mengonsumsi daging merah atau putih dalam jumlah yang sedang dan membatasi atau menghindari daging olahan.
  • Mengkonsumsi makanan yang rendah lemak dan garam.
  • Menghindari atau membatasi asupan alkohol.

Mengobati Kanker Usus Dengan Obat Alami Kanker Usus Besar K-Muricata & Amazon Plus

Saat ini penggunaan obat herbal kembali meningkat untuk mengobati berbagai penyakit termasuk kanker usus, ada beberapa alasan mengapa banyak orang lebih menyukai menggunakan obat tradisional kanker usus alami, salah satunya adalah khasiatnya yang lebih baik dibandingkan pengobatan secara medis yang menghabiskan banyak biaya namun tingkat kesembuhan yang tidak berimbang, bahkan beberapa pengobatan seringkali menyebabkan efek samping.

Obat Alami Kanker Usus Besar K-Muricata

Tidak salah, jika saat ini banyak orang yang menggunakan obat alami kanker usus besar dari herbal mujarab K-Muricata dan Amazon Plus untuk menyembuhkan kanker usus mereka. Dikarenakan obat herbal kanker usus besar K-Muricata memiliki senyawa anti kanker alami yang terdapat pada daun sirsak dan keladi tikus, dimana kedua tumbuhan ini menghasilkan senyawa Acetogenins dan Rips yang dapat membunuh sel sel kanker secara efektif dan memutus rantai makanan yang dibutuhkan oleh sel sel kanker.

Obat Alami Kanker Usus Stadium 4 Amazon Plus

Sedangkan di dalam obat alami kanker usus besar Amazon Plus mengandung Acai berry, Blueberry, Buah Zaitun, Delima Merah, Manggis dan Tomat yang menghasilkan senyawa polifenol yaitu Hidroksitirosol, dimana senyawa ini memiliki sifat sebagai anti proliferasi yang dapat meningkatkan aktivitas kematian sel kanker secara terprogram sehingga sel sel kanker dapat mati dengan sendirinya atau yang dikenal sebagai aktifitas apoptosis.

Sumber: bliherbal.com/obat-herbal-kanker-usus/